*kenapa makam ibu tidak dijadikan 1 di komplek makam utama??
itulah protes hati dari seorang anak yang merasakan adanya ketidak adilan dalam keputusan bapak..
apa karena istri muda itu??
yang tiba2 datang meracuni jalan pikiran..
membuat semua yang telah dibangun menjadi tersampingkan
padahal dia orang baru, se-baru itukah hati bisa berubah,
beranjak dewasa, luka hati ini menjadi,
keterpurukan, ketersampingan, ketidakadilan yang nyata
berontak dan tidak terkendali
dan pengasingan jawabannya..
dalam keterasingan
tumbuh karakter..
mengasah kuat naluri jiwa
hari-hari berat adalah teman
teman untuk kesepian,,
*tak mampu kutangkap lagi cerita berikutnya
yang jelas kutangkap, masa itu, masih melekat hingga kini dalam sanubari,
dan sepertinya, tak ada yang mampu membuat luka itu pergi,
mungkin hingga maut menghampiri..
rasa itu masih terpatri.
Selasa, 18 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar